blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Statistic Yogie's Blog

Sabtu, 21 Agustus 2010

Bahan Tambahan Beton

Bahan Campuran Tambahan Beton

Secara historis, penggunaan bahan campuran tambahan hampir sama tuanya dengan penggunaan beton. Pada zaman dahulu orang-orang Romawi sudah menggunakan lemak hewan, susu, dan darah sebagai bahan campuran dalam beton. Khususnya darah (karena mengandung haemoglobin) merupakan bahan campuran tambahan yang cukup efektif dalam meningkatkan workability dan keawetan dari beton.
Dewasa ini banyak sekali dijumpai berbagai jenis bahan campuran tambahan yang diperdagangkan di pasaran. Mulai dari tujuan untuk mempercepat pengerasan beton, memperlambat pengerasan beton, sampai pada bahan campuran tambahan yang dapat menghasilkan beton cair (SCC-Self Consolodating Concrete). Sejak tahun 1985 sampai sekarang, di luar negeri tidak kurang dari 800 paten sudah diajukan.
Bahan tambahan lainnya yang banyak dipergunakan yaitu fly ash (abu terbang) dan silica fume. Penelitian abu terbang di Amerika sudah dimulai kurang lebih pada tahun 1937, dan pemanfaatan secara intensif sebagai campuran beton dilakukan oleh U.S. Army Waterways Experiment Station pada tahun 1950 dan pada tahun 1958 oleh U.S. Army Corps of Engineering pada berbagai proyek. Australia mulai penelitian dan penggunaan abu terbang sekitar tahun 1949 dan bahan abu terbang pada saat itu masih didatangkan dari Amerika. Di Indonesia sebetulnya sudah dikenal sejak sekitar tahun 1970-an, tetapi pemanfaatannya sebagai campuran beton dipakai kurang lebih 10 tahun belakangan ini, karena lebih ekonomis.
Abu terbang merupakan bahan pozzolanic yang memiliki “pozzolanicity” yang bervariasi yang menghasilkan kekuatan yang berbeda-beda. Abu terbang memiliki butiran yang jauh lebih halus dari semen, dan silica fume memiliki butiran yang lebih halus dari abu terbang. Beberapa karakteristik umum dari abu terbang adalah: Reduced Early Strenght, meningkatkan setting time, mereduksi heat generation (baik untuk mass concrete dan cuaca panas), slow starter, dan kualitasnya bervariasi.
Kelebihan dalam penggunaan abu terbang adalah mereduksi hidatasi panas dari beton, adukan beton lebih lecak sehingga lebih mudah dipompa dan lebih padat, mengurangi bleeding dan segregasi, menghasilkan beton yang lebih kedap (bila dirawat dengan baik) dan menghasilkan beton yang lebih awet. Disamping manfaatnya, perlu juga diperhatikan berbagai kendala dalam penggunaan abu terbang, yaitu sebagai berikut :

a) Fly ash concrete membutuhkan perawatan yang lebih lama karena strength development yang lebih panjang. Kelalaian dalam perawatan dapat menimbulkan pengaruh negatif yang akan mereduksi chemical protection terhadap tulangan.
b) Karena pencapaian kekuatan yang lebih lambat, maka akan mempengaruhi pada pelepasan perancah yang relatif agak lebih lama dibandingkan dengan normal concrete.
c) Karena penggunaan abu terbang akan mereduksi bleeding, maka evaporation cracking akan lebih mudah terjadi bila tidak dirawat dengan baik.
d) Tenggang waktu setelah pengecoran yang agak panjang untuk pelaksanaan trowelling dibandingkan dengan normal concrete.

Berdasarkan uraian diatas, jelas bahwa penggunaan abu terbang pada beton dapat menghasilkan hasil yang baik bila abu terbang memiliki kualitas yang baik dan seragam serta dipakai secara tepat dan dilakukan perawatan dengan baik.
Sebelum mengeras, beton semula berwujud bubur kental sehingga mudah diangkut untuk dituang ke dalam cetakan sesuai bentuk yang direncanakan, kemudian dipadatkan agar setelah terjadi pengerasan diperoleh produk akhir beton yang tidak keropos serta mempunyai karakteristik kekuatan dan keawetan seperti yang direncanakan.
Semua langkah yang diambil sejak pemilihan bahan sampai menentukan perbandingan campuran beton disebut perencanaan campuran beton. Bidang teknologi beton sangat luas, yaitu meliputi pengetahuan akan bahan-bahan untuk pembuatan beton, perencanaan campuran beton, rangkaian proses pencampuran-pengangkutan-pencetakan (penuangan + pemadatan), perawatan beton muda, pengujian karakteristik beton segar maupun beton keras, teknik perlindungan permukaan beton, pengaruh lingkungan, teknik perbaikan beton yang mengalami kerusakan, dan lain-lain.

0 komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Posting Komentar

Follower

Recent comment

 
Software Download Tips Komputer
TheHack3r.com

© Black Newspaper Copyright by CivilStation.COM | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks