blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Statistic Yogie's Blog

Jumat, 26 Maret 2010

LATAR BELAKANG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR


Latar belakang pembangunan gedung tinggi

Timbulnya bangunan tinggi disebabkan oleh kebutuhan ruang yang selalu meningkat terutama di pusat-pusat kota,baik sebagai ruang kerja kantor maupun tempat tinggal. Kemajuan teknologi pembangunan terutama setelah ditemukanya bahan beton bertulang, baja, alumunium, dan kaca menambah pesatnya pembangunan gedung-gedung tinggi. Penduduk di dunia meningkat terus sedangkan tanah di planet bumi ini tidak bertambah, sehingga harga tanah di kota-kota besar menanjak terus, memaksa manusia untuk membangun ke atas.

Beberapa Negara yang hanya terdiri dari beberapa pulau kecil seperti Singapura dan Hongkong tidak ada pilihan lain, kecuali membangun ke atas.

Menurut perhitungan para ahli, perluasan kota-kota besar di dunia ini akan menghabiskan lahan pertanian, sedangkan lahan pertanian sangat diperlukan untuk memproduksi makanan bagi penduduk dunia. Yang harus bertambah jelaslah sudah pembangunan yang bertumpuk bukanlah merupakan kemewahan, tetapi sebaliknya tindakan pri-kemanusiaan dalam arti menghemat tanah untuk generasi mendatang.

Latar belakang dibuatnya Jalan

Jalan raya sejak mulai awal dirintis, hanya berupa lintas lalu lalang manusia untuk mencari nafkah dengan berjalan kaki, atau menggunakan kendaraan sederhana beroda tanpa mesin. Makin lama perkembangan jalan berkembang dengan pesat, seiring dengan perkembangan teknologi yang melahirkan macam-macam kendaraan bermesin mulai dari beroda tiga, empat sampai lebih dari empat. Dari semula hanya sebagai alat bantu manusia menemukan sumber makanan, berkembang menjadi merupakan sarana pelayanan jasa angkutan manusia, barang dan bahkan menjadi sarana pengembangan wilayah dan peningkatan ekonomi. Dengan pesatnya perkembangan jalan ini yang semula hanya dibuat “asal jadi” saja, belakangan mulai dipkirkan syarat-syarat jalan, agar dapat melayani pengguna jalan dengan nyaman, aman, sehat dan cepat, bahkan belakangan ini disyaratkan untuk memenuhi berwawasan lingkungan.

Jalan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu tempat karena menolong orang untuk pergi atau mengirim barang lebih cepat ke suatu tujuan. Dengan adanya jalan, komoditi dapat mengalir ke pasar setempat dan hasil ekonomi dari suatu tempat dapat dijual kepada pasaran di luar wilayah itu. Selain itu, jalan juga mengembangkan ekonomi lalu lintas di sepanjang lintasannya.

Persyaratan geoteknik jalan, adalah salah satu dari persyaratan-persyaratan yang ada, untuk memberikan kenyamanan , keamanan, dan kecepatan tersebut di atas. Banyak syarat0syarat lain di luar syarat geoteknik ini, yang merupakan persyaratan konstruksi jalan secara umum, meliputi antara lain persyaratan sturktur jalan, persyaratan bahan jalan, persyaratan pelaksanaan jalan dan lain-lain.

Secara umum, konstruksi jalan raya tidak hanya terbtas pada geoteknik jalan saja, namun untuk pegangan dasar bagi pemerhati, pelaksana, pengawas dan siapapun yang berkepentingan dalam disiplin ilmu ini, geoteknik jalan merupakan bekal awal untuk mendalami dan memahami pengertian dasar dari suatu bentukan konstruki yaitu, konstruksi jalan raya. Sesudah baru didekati lagi dengan pendekatan struktur yang lebih mengarah pada bentuk fisik dan kekuatan konstruksi jalan, yang memerlukan penelaahan perencanaan yang lbih matang dan akurat.

Latar Belakang Dibangunnya Bendungan

Meskipun air dari sungai mempunyai manfaat yang besar, baik untuk pertanian, lalu lintas dan kebutuhan manusia yang lain, akan tetapi keberadaan sungai itu sendiri perlu mendapatkan perhatian khusus didalam pengelolaannya. Pengelolan sungai disamping untuk memenuhi kebutuhan manusia juga dimaksudkan untuk menghindari adanya bahaya yang dapat ditimbulkan dari sungai tersebut, yaitu bahaya banjir. Banjir merupakan peristiwa alam yang terjadi akibat melimpahnya air yang ada dipermukaan. Sebab-sebab banjir dikarenakan tidak mempunyai sungai untuk menampung air, kurangnya tingkat peresapan tanah, dan lebih rendahnya permukaan daratan dari pada permukaan air

Banjir merupakan fenomena yang terjadi dimana suatu wilayah atau sistem pengairan tidak mampu menampung limpahan air. Sawah atau lahan pertanian biasanya terletak di tepi sungai atau memiliki sungai sebagai pengairan. Sehingga jika sistem pengairan tidak mampu menampung air maka akan terjadi banjir dan sawah akan terkena dampaknya. Jika sebuah lahan pertanian terkena banjir maka segala tanaman akan basah dan layu sehingga akan mati. Dengan kondisi ini, maka petani akan dirugikan oleh adanya banjir. Sehingga akan menghambat pertanian. Selain itu dampak banjir juga berpengaruh pada bidang perdagangan, bidang religi bahkan pendapatan kerajaan dari sektor pajak juga ikut terpengaruh. Oleh karena itu para korban banjir pasti akan mencari solusi atau strategi untuk penanggulangan bahaya banjir.

Oleh karena itu, dibangunlah bendungan. Air sungai yang meluap dapat tertahan oleh bendungan sehingga air tidak menggenangi sawah maupun pemukiman penduduk. Air sungai tersebut kemudian dialirkan ke sawah-sawah melalui jaringan irigasi.

0 komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Poskan Komentar

Follower

Recent comment

 

bridge

Loading...

Building

Loading...

© Black Newspaper Copyright by CivilStation.COM | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks